Load Testing Menggunakan Apache JMeter

Load testing diperlukan untuk membuat simulasi akses aplikasi web / website secara simultan. Cara ini lebih baik dibandingkan dengan harus mengundang sekian belas, atau puluh orang sekaligus untuk mengakses sebuah website. Catatan ini ditulis ketika menggunakan JMeter (versi 3.3) untuk melakukan load testing pada aplikasi web. JMeter dipilih, karena sifatnya yang open source, ditulis dengan Java sehingga bisa berjalan di platform windows dan linux.

JMeter dapat dijalankan pada Linux dengan memanggil file jmeter.sh sedangkan pada Windows, dipanggil menggunakan file jmeter.bat. Masing-masing file terdapat pada direktori bin pada direktori hasil ekstrak JMeter. Gambar berikut merupakan gambar tampilan awal JMeter.

Untuk memulai load test, diperlukan pengaturan awal yang disebut dengan test plan. Pengaturan ini penting untuk menentukan apa saja yang akan disimulasikan. Klika kanan tree menu Test Plan dan muncul menu seperti gambar berikut :

Kemudian pilih menu Add-> Thread(Users) -> Thread Group. Pilihan ini digunakan untuk mengatur berapa jumlah user yang akan digunakan untuk simulasi akses web. Perhatikan gambar berikut :

Gambar di atas akan mengatur jumlah thread (user) sebanyak 10 (berarti dismulasikan 10 pengguna) serta ramp up period sebesar 60 detik. Ramp up period digunakan untuk menentukan lamanya waktu 10 pengguna tersebut mengakses website sampai dengan selesai.

Selanjutnya, klik kanan Thread Group  pilih menu Add->Config Element -> Http request default . Menu ini digunakan untuk mengatur URL / IP yang akan diakses. Sebagai contoh pada gambar di bawah, akan diakses sebuah alamat IP tertentu, yang berisi website.

Bagian berikutnya adalah mengatur bagian mana yang akan diakses pada website. klik kanan Thread Group, kemudian pilih Add->Sampler->HTTP Request.

Bagian terakhir adalah menambahkan penampil hasil. Klik kanan Thread Group, kemudian pilih Add->Listener -> View Results in Table. Hasil akhir menu ditunjukkan gambar berikut :

Untuk memulai simulasi, tekan tombol “Start” (segitiga warna hijau) pada menu utama, kemudian klik menu View Results in Table. Hasil simulasi pengujian untuk 10 pengguna dapat dilihat pada gambar di bawah :

Salah satu hasil yang dapat dicermati dari tabel tersebut adalah Sample Time. Sample time merupakan waktu yang diperlukan oleh ‘pengguna’ untuk mendapatkan hasil / response web secara lengkap. Selain itu, pada tabel tersebut menyajikan status yang menunjukkan sukses/tidaknya request HTTP yang dilakukan oleh masing-masing thread (user).

Selamat mencoba !

Leave a Reply

Your email address will not be published.